Kamis, 03 Juni 2010

PROGRAM SUPERVISI KELAS

I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Menurut Teori Hygiene Factor, yang disampaikan oleh Fredich HERZBERG, berbunyi sebagai berikut :
Orang menyenangi pekerjaannya dan termotivasi, apabila :
• Terbuka kesempatan untuk berkembang .
• Adanya pengakuan dan penghargaan atas prestasi kerja
• Terlibat secara tuntas dalam pekerjaannya
• Mendapatkan kepuasan atas hasil pekerjaannya
Disamping itu, menurut Jorlin Pakpahan dalam materi presentasi yang berjudul “ Kepemimpinan, Kepala SMK dengan Penekanan Pada Etika Kepemimpinan, persyaratan pemimpin yang efektif adalah :
 Mengembangkan rasa memiliki tujuan kolektif (visi) dan cara mencapainya.
 Menenamkan kesadaran dari pentingnya kinerja kepada bawahan
 Menciptakan dan memelihara semangat, antusiasme, keyakinan, optimisme, kerjasama, dan kepercayaan dalam organisasi.

 Mendorong keluwesan dalam pengambilan keputusan dan perubahan
 Menetapkan dan mempertahankan identitas yang bermakna bagi organisasi.
Dengan kedua pernyataan tersebut di atas, maka kami sebagai Ketua Program Keahlian yang bertugas membantu Kepala Sekolah dalam penigkatan mutu lulusan dan pembinaan terhadap guru, mencoba mengimplementasikan dengan melaksanakan program supervise kelas di SMK YKTB Bogor. Hal tersebut dilaksanakan sebagai upaya agar para guru mendapatkan pengakuan dan penghargaan atas prestasi kerja mereka dan menanamkan kesadaran , bahwa betapa pentingnya efektivitas kinerja para guru dalam mencapai tujuan pembelajaran pada khususnya dan pencapaian tujuan pendidikan pada umumnya.
Sebagai acuan dalam pelaksanaan program supervise ini, kami lampirkan jadwal pelaksanaan berikut instrument supervisi kelas, sebagai alat untuk memberikan pengakuan, penghargaan dan pembinaan terhadap kinerja guru yang berperan sebagai key person dalam pelaksanaan Kegiatan Belajar.

B. Landasan Hukum
1. Undang Undang Dasar RI tahun 1945
2. Undang – undang RI , Nomor 20 Tahun 2003, Sisdiknas
3. Peraturan Pemerintah No 19 tahun 2005, tentang Standar Pendidikan Nasional.
4. Peraturan yang mendukung terhadap Peraturan Perundangan tersebut, khususnya untuk SMK dan Pendidikan secara umum.

C. Tujuan
1. Memberikan pengakuan dan penghargaan terhadap kinerja guru
2. Menyadarkan para guru akan pentingnya kinerja yang efektif dari mereka dalam pencapaian tujuan pembelajaran
3. Memberikan pembinaan terhadap kinerja guru dalam melaksanakan KBM
4. Memberikan motivasi
5. Menciptakan suasana yang kondusif dengan memberikan reward dan punishmen
6. Meningkatkan mutu lulusan SMK YKTB 3 Bogor
D. Sasaran
Yang menjadi sasaran supervise kelas adalah setiap guru yang mengajar di SMK YKTB Bogor, sesuai tugas yang diberikan oleh Kepala Sekolah.
E. Sumber Dana
Sumber dana diambil dari APBS SMK YKTB Bogor.
II. PROGRAM KEGIATAN SUPERVISI KELAS
Disajikan dalam bentuk matriks ( terlampir )
III. PENUTUP
Dengan tersusunnya program supervisi kelas ini diharapkan semua guru dapat melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai dengan satuan acuan pembelajaran berikut seluruh perangkatnya, agar dapat diukur dan dinilai kinerjanya sebagai pengajar oleh pihak Kepala Sekolah atau Wakil Kepala Sekolah, dan atau Ketua Program Keahlian masing-masing.
Diharapkan pula agar Kepala Sekolah dapat memberikan pengakuan dan penghargaan yang akurat terhadap kinerja guru, sehingga dapat memotivasi , serta mengadakan pembinaan secara efektif dan efisien. Semoga hal ini dapat tercapai, dan menciptakan SMK YKTB menjadi organisasi yang kondusif dan dapat berkembang sesuai dengan visi dan misinya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar